SENTRIPETAL dan SENTRIFUGAL

"suka hidup dalam koloni tapi tak suka dan tak pandai terikat dalam sebuah koloni. tak menyukai koloni yang mempunyai ‘nyawa’ yang terlalu mencekik, lebih sering independen dan soliter dalam berkoloni…."
Saya uraikan sebagai…….
Koloni, bukan hanya sebuah gerombolan atau kelompok yang berguna secara artifisial, tetapi…koloni (secara biologis) diperlukan oleh makhluk hidup sebagai supplai nutrisi, ancaman pemangsa, pembelajaran berburu, dan mengenali hal-hal yang terjadi disekitarnya, baik faktor internal maupun eksternal.
Semua makhluk hidup secara alami membutuhkan koloni, hatta bagi makhluk tingkat tinggi (karnivor pada top piramid, ataupun pemilik top kapital pada masyarakat) walaupun dengan koloni kecil. untuk lebih jelasnya kita bisa melihat berapa jumlah kelompok berburu singa, ataupun kalau di dunia usaha adalah kelompok dunia G-10.
Tapi, ada sebuah koloni yang mempunyai ‘nyawa’ begitu mencekik sehingga anggotanya tidak bisa mencari dan melihat yang dia inginkan. artinya alami juga dalam sebuah koloni ada jajaran yang di lingkaran penguasa (magnet ke porosnya kuat) dan ada jajaran marjinal yang kalau dipaksa oleh jajaran yg dekat dengan poros, baru dia ‘bergerak’ dan merasa bagian dari sebuah koloni.
Membingungkan bukan?
secara lebih sederhana….
dalam kehidupan pribadi saya, pilihan hidup sendiri tanpa sebuah ikatan koloni merupakan hal yang berat, karena saya berburu sendiri-kalaupun dapat mangsa yang terlalu besar, saya harus makan dengan santapan yang sama dalam berhari-hari demi efisiensi. Mata saya harus awas dalam 24 jam karena sistem seorang individu ‘lemah’ pelacakannya terhadap ancaman dari luar. Dan apabila saya melangkah keluar terlalu jauh dan membahayakan, tidak ada lingkaran dekat saya yang berusaha menarik saya kembali ke poros.
Tapi disisi lain, saya tidak mau menjadi katak dalam tempurung. Saya ingin melihat semuanya-kalau bisa-dengan mata saya sendiri, bukan karena informasi dari sekitar saya yang telah ‘membisiki’ saya.
Nah karena itulah saya lebih senang berada di kalangan marjinal dari sebuah lingkaran, yang masih memiliki gaya sentripetal cukup untuk sekadar ada di ‘jalur yang benar’, tapi juga memiliki gaya sentrifugal untuk melihat dunia yang lebih luas. (^_^)//

3 Responses to “SENTRIPETAL dan SENTRIFUGAL”

  1. rose'marry Says:

    lagi lagi bro…let it flow aja lah just follow the river

  2. espana Says:

    ^__^

  3. elpha Says:

    aaaaaaaa…..!!!!
    maksudnya ini apa? apakah “menyerah”??!

    !$%@#%^@#@!*&&$&@!!

Leave a Reply