TEMAN

persahabatan dan cinta tak membutuhkan alasan. banyak yang bilang itu hanya bullshit, tapi lebih banyak yang membuktikan kebenarannya. karenanya saya bisa mengerti mengapa ALEX memilih MAHDI dan bukan ASEP (sorry, analognya PETIR yang lagi up2date). tapi perasaan sakit hati karena teman kita ‘berbuat dosa’ menurut pandangan kita adalah sesuatu yang sangat manusiawi.
saya sempat ilfil ketika orang yang sangat dekat dengan saya, apapun ia curahkan-gundah hatinya, kesedihannya, dan segala dukanya. tapi karena mungkin sekarang juga terpisah ruang dan waktu, sms dan telepon pun tak sempat. padahal dulu, walau dalam seminggu kita selalu bertemu, chating juga jadi agenda yang tak pernah terlewat.
saya ‘kehilangan’ dia. tapi ternyata kehilangan itu juga hanya sementara, dan tak ada alasan lagi bagi saya untuk tidak menganggapnya sebagai teman saya. siapapun dia, aku menyayanginya dan mencintainya. dan aku tak butuh alasan dan penjelasan untuk mencintainya ^_^

3 Responses to “TEMAN”

  1. rose'marry Says:

    dont take it to deep lah bro

  2. elpha Says:

    Cinta sejati adalah kebebasan.
    Bukan kapasitas seseorang untuk mengetahui cinta sejati orang lain. Yang mengetahui kebebasan sejati dari diri sendiri adalah diri itu sendiri. Dalam hal ini, logika tidak begitu nyata!

    love is free, free is love…
    (john lennon)

  3. TantiTank Says:

    vera tuh sahabat yah apa selingkuhan

Leave a Reply