november awal
Siang tadi saya kembali menolak berhadapan dengan monitor dan berkhianat janji dengan klien (hehehe). Ajakan Teman yg sampai skr selalu mengamininnya menuju sebuah tempat dan suasana merindu. Kerinduan berada ditengah-tengah orang-orang yang memiliki harapan. Rindu berada disebuah kerumunan orang yg pernah, sedang dan menuntut memiliki harapan. Yang berkumpul untuk sebuah (dan mungkin banyak) harapan pada sebuah kehidupan yang melampaui kehidupan itu sendiri. Rindu untuk melengkapi hidup.
Dan saya duduk disamping belasan policide dan anak-anak, seumuran Karin, "denny".."jojon"..denny"…"tesi" sok terlambat dua-tiga detik, mencari jawaban yang cocok jikalau temen saya bertanya "skr mau kemana?", "weks". Syukurlah hanya dia aja mungkin yang bisa memulai berkata "yuk?" sok terlambat 3 detikan juga… "yuuuk!" sambil memandangi wajah-wajah yang kelelahan amat sangat. Namun wajah mereka sama sekali tidak mengatakan bahwa mereka akan berhenti, paling tidak hari ini. Ketika aksi tuntutan mereka dianggap angin dan dijawab dengan retorika formalis birokrasi dan pengadilan (baca: hukum). Saya merindukan saat-saat ini. Berada diantara org banyak yg bukan sebuah kerinduan menjadi bagian dari massa. Meski saya tahu bahwa ini adalah aksi massa (bener gak ver?). Saya berusaha mencoba melupakan sedikit banyaknya obrolan beberapa hari kemarin dengan kawan kawan tentang massa dengan semua karakter pseudo-nya. Juga buku-buku Crimethinc. Ada perasaan yang sama beberapa tahun kebelakang yang pernah terasa mengalir dipersendian ketika saya berjalan bersama kawan dulu menghabiskan tepian jalan Bandung dan dimakan panasnya matahari.
Dan kemudian, tiba-tiba saya rindu Pe’er. Sudah hampir satu tahun dia wafat. Saya yakin banyak kawan yang kehilangan dia sama seperti saya hari ini. Terlebih ketika menghabiskan hari di pojokan yang sama di Gasibu tempat kami makan es bul-bul.
Malam menjelang malam. Saya tidak perlu menunggu orasi orasinya sebelum benar-benar menyelesaikan ‘tugas sejarah’ saya hari ini; membolos. Ironis dipikir-pikir, saya berada ditengah-tengah aksi orang yang menuntut hak mereka kembali, sedangkan saya membolos janji. Musim penghujan akhirnya datang juga. "Karin maaf yah kemarin gak salim2an". Dan orang-orang ramai meributkan peringatan 11 September dengan nada yang sama.
Saya akan bertaruh untuk Bush, meratakan dunia.
(My ‘nb’ weighs a ton: Aneh memang, pertama karena pemerintah memang sudah asshole dari sananya, membuat tekanan memang perlu tapi akan sangat percuma jika waktu dihabiskan untuk menghujat tidak uring-uringan. Teninternal gerakan, terutama jika melihat kondisi dilapangan yg sangat-sangat perlu otokritik, refleksi dan sadar diri bahwa beberapa momen pegangan yang bisa membuat saya berharap mereka skr sedang super waduk. Dan kedua, di partai itu katanya sih bukan orang yg sama yg beredar di aktivitas serupa 3-4 tahun kebelakang. Ini yang paling mengherankan. Muka-muka baru dengan kelakuan lama. Tapi jangan-jangan ini suatu tanda keberhasilan… para ‘aktivis’ tua bangkotan itu berhasil dan sukses menurunkan tabiat2 yg menyebalkan kepada generasi penerus mereka. Saya memang berusaha membuat persediaan ‘antidote’nya Secara pribadi saya ingin sekali memakluminya, terlebih setelah meminta permisi jalan2 "sebentar", daripada menunggu apalagi terpaksa mendengarkan diskusi untuk hal-hal yang minta ampun amit-amitnya. Tentang hitungan-hitungan aksi dan ‘kepemimpinan’ organ di lapangan, tentang eksistensi siapa yang paling eksis, siapa yang paling hebat meraup massa sebesar-besarnya, dan juga tentang ‘portofolio’ g a g a h - g a g a h a n yang…hkhkhk… "permisi sebentar ah, pengen jalan jalan ke depan dulu sama vera". Dan hanya Mr Bean yang balik ke event begituan lagi.)
November 9th, 2006 at 7:16 am
vera tuh sahabat yah apa selingkuhan
November 9th, 2006 at 11:24 am
tetanggaan rumah buat masa besok katanya lucu kali ye.(yank)
November 11th, 2006 at 1:12 am
berapi-api ternyata.
November 17th, 2006 at 5:49 am
wah rumah kita kan pinggir kali berarti dia nyemplung.. sukuriiinnn byur!! bye bye .. tokai kaleeeeee ngambang di kali bis aajah sih. hiiii!!!!
December 3rd, 2006 at 4:46 am
duh emosi bgt heheh
December 13th, 2008 at 4:23 pm
Hi!
My name is Jessika!